Penjelasan Tentang Sholat Tahajud


Selain sholat wajib, ada banyak sholat sunnah yang dapat kita lakukan sebagai penyempurna solat wajib kita.

Salah satu sholat sunnah yang memiliki nilai yang tinggi di sisi Allah (insya Allah) adalah sholat tahajud. Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dilaksanakan pada malam hari, setelah bangun tidur. Pelaksanaan sholat ini akan bernilai lebih jika dilaksanakan pada sepertiga malam terakhir. Tapi, bagaimana cara pelaksanaannya yang benar?
Sebelum perintah sholat lima waktu turun, Rasulullah Muhammad saw pernah memerintahkan para pengikutnya untuk melakukan tahajud. Hal ini tersirat dalam beberapa hadist:
Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi Shalallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah bersabda : “ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )
Selain itu, Allah \juga berfirman: “ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.” (QS : Al-Isro’ : 79)
Dalam hadist lain juga diterangkan mengenai jumlah rakaat pada pelaksanaannya. Pada dasarnya, jumlah rakaatnya tidak dibatasi jumlahnya, dengan jumlah minimal 2 rakaat. Sedangkan dalam keterangan Said ibnu Yazib ra, Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan sholat tahajud dengan jumlah 13 rakaat, dengan perincian 2 rakaat sholat iftitah, 8 rakaat sholat tahajud, dan ditutup dengan 3 rakaat sholat witir.

Artikel Terkait

Post Title : Penjelasan Tentang Sholat Tahajud

Penjelasan Tentang Sholat Tahajud,

Penjelasan Tentang Sholat Tahajud

0 komentar

Poskan Komentar